BANGRIER & PROPESI PGRI KABUPATEN KARAWANG

Tampilkan postingan dengan label Bangrir PGRI KRW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangrir PGRI KRW. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 November 2011

NYESEL KALAU GA DI BACA ( HUMOR )

Kisah Korban 
Krisis Global

Seribu Ciuman 
Untuk Istri 
Dikampung……

Saat ini zaman serba susah. 
Harga BBM naik, akibatnya terjadi PHK di
berbagai perusahaan. 
Salah satu yang terkena PHK adalah a.iyus. 
Bulan ini ia tidak bisa lagi mengirim uang untuk istrinya di kampung halaman...

Ia hanya bisa mengirim surat . Isinya demikian:
Istriku Tercinta,
Maafkan kanda sayang, bulan ini Kanda tidak bisa mengirim uang untuk
kebutuhan keluarga di rumah. Kanda hanya bisa mengirimimu 1000 ciuman.

- Kanda A.IYUS –

Seminggu kemudian A.IYUS mendapat surat balasan dari istri tercintanya:

Kanda a.iyus tersayang, Terima kasih atas kiriman 1000 ciumanmu. 
Untuk bulan ini Dinda akan
menyampaikan laporan pengeluaran keluarga :

• Tukang minyak bersedia menerima 2 ciuman setiap kali membeli 5 liter minyak tanah
• Tukang listrik mau dibayar dengan 4 ciuman per tanggal 10 setiap bulannya
• Pemilik kontrakan rumah mau dibayar cicil dengan 3 kali ciuman setiap harinya
Engkoh pemilik toko bahan makanan tidak mau dibayar pakai ciuman. Ia maunya
dibayar dengan yang lain.. Ya terpaksa Dinda berikan saja
• Hal yang sama juga Dinda berikan buat kepala sekolah dan gurunya si Udin yang sudah 3 bulan nunggak uang sekolah
• Besok Dinda mau ke pegadaian untuk tukerin 200 ciuman dengan uang tunai,
karena yang punya pegadaian sudah bersedia menukarkan 200 ciuman ditambah bayaran lainnya dengan uang Rp650 ribu, lumayan buat ongkos sebulan.......
• Keperluan pribadi Dinda bulan ini mencapai 50 ciuman.
• Kanda tersayang,.... bulan ini Dinda merasa jadi orang yang paling kaya di kampung, 
karena sekarang Dinda memberikan piutang ciuman ke banyak pemuda di kampung kita dan siap ditukar kapan pun Dinda butuhkan..... 
Kanda, dari kanda masih tersisa 125 ciuman, apakah kanda punya ide? atau dinda tabung saja ya?

- Dinda tersayang - 

Gubrraaaak!! 
a.iYUS pINGSAN

Selasa, 15 November 2011

PB PGRI KIRIM SURAT KE MENTERI KEU,TTG PEMBAYARAN TUNJANGAN SERTIFIKASI

 PENGURUS BESAR
          PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
( NATIONAL BOARD OF TEACHER ASSOCIATION OF THE REPUBLIC INDONESIA)
Jln Tanah Abang III No 24 Jakarta 10160-Indonesia
Telp. : ( 021 ) 383 1121-3849856,FAK: ( 021 ) 344 6504

Email : pbpgri@pgri.or.id,pbpgri@yahoo.com Website:www.pgri.or.id

Nomor             : 510 /Um/PB/XX/2011                                                                 10  Oktober  2011
Lamp.              :-
Hal                   : Realisasi Pembayaran
                          Tunjangan Profesi Guru dan Dana Tambahan Penghasilan

Kepaada Yth
Bapak Menteri Keuangan RI
Jalan Lapangan Banteng Timur No 2-4
Jakarta

DENGAN HORMAT

Kami  berdo’a  semoga Bapak Menteri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan perlindungan Allah Swt dalam memimpin Kementerian Keuangan RI,Amin.
Memperhatikan Peraturan menteri Keuangan Nomor 71/PMK.07/2011 tentang Pedoman Umum Dan Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah Kepada Daerah Provinsi,Kabupaten dan Kota Tahun Anggaran 2011 dan Nomor 72/PMK.07/2011 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Dana Tambahan Penghasilan Bagi Guru Pegawai Negeri SIpil Daerah Kepada Daerah Provinsi Kabupaten dan Kota Tahun Anggaran 2011,serta menanggapi laporan dari berbagai daerah tentang Pembayaran Tunjangan Profesi Guru dan Dana Tambahan Penghasilan,perlu kami sampaikan beerapa hal sebagai berikut :

1.      Kami menyampaikan ucapan terima kasih atas segala upaya yang di lakukan Pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan berkaitan dengan pembayaran Tunjangan Profesi Guru dan tunjangan lainnya.
2.      Kami laporkan bahwa sampai saat ini banyak Kabupaten/Kota yang belum menyelesaikan pembayaran Tunjangan Profesi Guru dan Dana Tambahan Penghasilan sehingga para guru banyak yang belum menerima hak-haknya.
3.      Pembayaran Tunjangan Profesi Guru dan Dana Tambahan Penghasilan yang telah dilakukan Kab/Kota telah MELANGGAR ketentuan Permenkeu Nomor 71/PMK.07/2011 dan Nomor 72/PMK.07/2011 baik waktu pembayaran,jumlah  bulan yang harus dibayarkan,maupun nominalnya yang tidak sesuai dengan gaji pokok.
Oleh karena itu,PB PGRI mendesak kepada Menteri Keuangan untuk menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukan Kabupaten/Kota terkait dengaan waktu pembayaran,jumlah bulan, dan nominal yang tidak sesuai ketentuan demi ketentraman guru dalam melaksanakan Tugas.


Sesuai usulan PB PGRI  melalui surat kami Nomor 203/Um/PB/XX/2011 tertanggal 11 April 2011 perihal Pembayaran Tunjangan Profesi Guru,agar tunjangan profesi Guru  dapat di terima tepat waktu,nominal sesuai ketentuan,dan dapat di rancang penggunaannya untuk peningkatan profesi,kami usulkan agar tunjangan profesi guru dibayarkan setiap bulan  bersamaan dengan gaji.
Atas kebijakan dan perhatian Bpak Menteri,kami menyampaikan terima kasih.

Ketua Umum                                                             Sekretaris Jenderal

        Ttd                                                                               Ttd

Dr.H.SULISTIYO,  M,Pd                          H. SAHIRI HERMAWAN,S.H,  MH
NPA.11201008541                                    NPA.1001170001



Tembusan Yth
1.      Presiden RI
2.      Wakil Presiden RI
3.      Ketua DPR RI
4.      Ketua DPD RI
5.      Menteri Dalam Negeri
6.      Menteri Pendidikan Nasional RI
7.      Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan
8.      Ketua Komisi X DPR RI
9.      Ketua Komite III DPD RI
10.  Gubernur  Seluruh Indonesia
11.  Ketua Pengurus PGRI Provinsi seluruh Indonesia